Manajemen Aset

Cara mengelola Aset

  • Penananggalan

    September 2008
    S S R K J S M
        Okt »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Blog Stats

    • 3,310 hits
  • Tulisan Teratas

  • Kategori

  • Arsip

PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI

Posted by dirman pada 18 September 2008

Evolusi Sistem Informasi dimulai pada tahun 1951 di Amerika dengan pemakaian komputer elektronik untuk keperluan umum yang sebelumnya hanya digunakan dilaboratorium untuk keperluan sains dan Pertahanan. Sistem informasi yang mula-mula berkarakteristik; aplikasi yang digunakan bersifat klerikal rutin dan pada tingkatan operasional, misalnya penggajian, rekening-rekening dan sebagainya, Bahasa komputer yang ada terbatas dan sulit digunakan, penggunaan komputer tersebut dapat menghemat biaya operasional sebelumnya. Istilah yang banyak digunakan pada waktu itu ialah Pemrosesan Data Elektronik (PDE) atau Electronic Data Processing (EDP) dan Pemrosesan Data Otomatis (PDO) atau Automatic Data Processing (ADP) yang juga biasa disebut sebagai Pemrosesan Data (PD) atau Data Processing (DP) saja. Kualitas komputer yang digunakan bersifat kurang dapat diandalkan (masih sering ada kesalahan), sulit untuk dioperasikan dan berjalan lambat.

Era tahun 1960-an mulai menggunakan teknologi piringan (disk) yang memberi keuntungan pengguna/pemakai seperti; mengambil data dengan lebih cepat, dapat mengakses data dengan cara yang bermacam-macam. Sistem komputer juga mengalami perkembangan yang pesat antara lain; Arsitektur informasi yang ada, ialah berupa komputer besar (mainframe) dengan sistem yang terpusat, Keluaran yang ada sudah berupa hasil cetakan dari pencetak (perinter). menggantikan keluaran model lama yaitu yang berupa kartu berlubang (punch card). Sistem informasi sifatnya digunakan untuk memproduksi laporan-laporan periodik yang dapat digunakan oleh manajer dalam pengambilan keputusan untuk kegiatan monitoring dan control.

Pada era 1970-an perangkat keras dan perangkat lunak berkembang dengan pesat dengan penggunaan komputer mikro yang Iebih praktis penggunaannya, Penggunaan peralatan-peralatan display yang lebih interaktif, dan Perangkat lunak yang lebih bersifat user friendly. Perkembangan teknologi basis data juga berkembang dengan pesat sehingga data dapat diatur agar dapat direkam, dimanipulasi dan dimanfaatkan secara lebih efisien dan efektif. Sejalan dengan hal tersebut teknologi perangkat lunak juga berkembang dengan adanya perintisan ke arah terbentuknya Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) misalnya dengan mulai berkembangnya paket-paket spreadsheet. Pada era ini juga ditandai dengan perkembangan dalam pemakaian teknologi komputer dengan teknologi komunikasi di kantor-kantor yang dapat memperluas peran sistem informasi, misalnya berkembangnya otomatisasi kantor yang meliputi pengolahan kata (word processing), desktop publishing, surat elektonik dan proses-proses lainnya. Sistem Informasi sifat terutama digunakan untuk memproduksi laporan-laporan periodik yang dapat digunakan oleh manajer dalam pengambilan keputusan untuk kegiatan perencanaan dan simulasi.

Sistem Informasi selama tahun 1960-1970 mempunyai sifat-sifat; Sistem Informasi hanya merupakan produk samping dari sistim pemrosesan transaksi, Sistem informasi saat-saat awal ini mempunyai keterbatasan, Bersifat tidak fleksibel/terbatas oleh penggunaan data yang telah diproses dan Tidak responsive terhadap kebutuhan informasi oleh individu tertentu. Arsitektur informasi yang ada sudah merupakan arsitektur yang kompleks termasuk penggunaan hubungan telekomunikasi untuk mendistribusikan informasi. Komputer mini ukuran sedang yang berlokasi pada departemen-departemen di dalam organisasi dihubungkan dengan komputer besar yang terpusat.

Era 1980-an sistem imformasi telah berkembang lebih mengarah pada sistem yang digunakan untuk membuat keputusan-keputusan spesifik. Organisasi mulai merencanakan dan mengelola informasi secara strategis dan diperlakukan seperti sumber daya penting lainnva seperti modal, sumber daya fisik dan tenaga kerja. Pada era ini arsitektur informasi berkembang sehingga sistem informasi digunakan secara luas di perusahaan-perusahaan dan ditandai dengan penggunaan desktop microcomputer pertama kali secara independen yang dihubungkan dengan komputer mini dan komputer besar.

Pada era 1990-an sistem informasi digunakan untuk membantu menciptakan dan menyebarkan ilmu pengetahuan dan informasi ke seluruh organisasi melalui Sistem Kerja Pengetahuan (SKP) atau Knowledge Work System (KWS), yaitu aplikasi yang dapat memberikan akses yang besar dan luas terhadap data dan jaringan komunikasi. Arsitektur komputer besar (mainframe) sebagai pusat yang besar menyimpan informasi seperti sebuah perpustakaan, dan mengkoordinasi aliran informasi diantara banyak komputer meja (desktop computer) dan banyak jaringan informasi yang lebih kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: